Estimasi Biaya Pengiriman
Rp8.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000. Lihat selengkapnya
Kapasitas (mAh) sering disalahpahami. Nilai mAh (milliampere-hour) lebih relevan untuk fungsi power bank (seberapa sering unit tersebut bisa mengisi daya gadget). Untuk kemampuan menyalakan mesin, fokus utama profesional adalah Peak Ampere (A). Namun, kapasitas mAh yang besar (seperti 12.000 mAh ke atas) biasanya mengindikasikan sel baterai yang lebih besar, memungkinkannya melakukan jump start berkali-kali (misalnya 10-20 kali) sebelum unit itu sendiri perlu diisi ulang.
Starting Current (atau Cranking Amps/CA): Arus stabil yang dapat dialirkan unit selama beberapa detik (biasanya 3-5 detik) untuk memutar starter mesin.
Peak Current (Arus Puncak): Ledakan daya maksimum sesaat (kurang dari 1 detik) yang mampu dikeluarkan unit.
Untuk penggunaan profesional, Peak Current adalah spesifikasi utama. Mobil bensin 4-silinder mungkin hanya membutuhkan peak 400A. Namun, untuk bengkel yang menangani SUV, mobil Eropa, atau armada van, unit dengan Peak Current minimal 800A hingga 1200A adalah standar yang direkomendasikan.
Mesin diesel memiliki rasio kompresi jauh lebih tinggi dibanding mesin bensin. Ini berarti starter motor membutuhkan daya kejut (cranking power) yang jauh lebih besar untuk memutar mesin, terutama dalam kondisi aki lemah atau cuaca dingin. Jump starter 12V standar untuk bensin (di bawah 800A) biasanya akan gagal menyalakan mesin diesel.
Untuk penggunaan pada armada diesel (seperti Mitsubishi Fuso, Hino, Isuzu):
Voltase: Pastikan unit mendukung sistem 24V (banyak truk menggunakan dua aki 12V seri).
Peak Amps: Jika menggunakan unit 12V (untuk diesel ringan), cari Peak Current sangat tinggi, minimal 2000A-2500A.
Menggunakan teknologi baterai seperti gawai modern, keunggulannya adalah kepadatan energi yang sangat tinggi. Hasilnya, unit ini sangat ringan, kompak, dan memiliki self-discharge rate (penyusutan daya saat disimpan) yang rendah. Perangkat ini ideal untuk mobilitas tinggi, kru roadside assistance, atau untuk disimpan di setiap kendaraan operasional sebagai alat darurat.
Tipe ini menggunakan baterai Sealed Lead-Acid (serupa aki kering). Secara fisik, unit ini jauh lebih besar dan berat dibandingkan tipe Lithium-ion. Meskipun kurang portabel, tipe SLA dikenal sangat robust, tahan banting, dan seringkali menawarkan Cranking Amps yang sangat stabil dan reliabel. Tipe ini masih banyak digunakan di workshop (bengkel) atau sebagai unit stasioner untuk armada alat berat.
Unit ini tidak memiliki baterai internal. Sebaliknya, unit ini menarik sisa-sisa daya (meskipun sangat lemah) dari aki kendaraan yang soak untuk mengisi bank kapasitor internalnya. Proses pengisian ini umumnya sangat cepat (1-3 menit). Setelah terisi, kapasitor melepaskan seluruh energi dalam lonjakan besar untuk menyalakan mesin. Kelebihannya adalah siklus hidup (life cycle) yang sangat panjang (mampu ratusan ribu kali penggunaan), pengisian super cepat, dan performanya tidak terpengaruh oleh rentang suhu yang besar (sangat dingin atau panas).
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami
/n7P111254835-1.jpg)



/P102085561-2.jpg)











/P101533070-1.jpg)

